hankam

22 Ribu Anggota TNI-Polri Diterjunkan Kawal TPS

Senin, 12 Februari 2024 | 04:13 WIB

Semarang, suarapembaruan.news – Polda Jateng telah mempersiapkan kurang lebih 22 ribu anggota TNI-Polri untuk pengamanan pemungutan suara di seluruh Jawa Tengah.

Ribuan petugas gabungan itu akan diterjunkan ke seluruh TPS, utamanya ke 117. 299 TPS yang sudah dikategorikan sesuai kerawanan diantaranya 9 TPS yang Sangat Rawan, 549 TPS Rawan dan 116. 741 TPS Kurang Rawan.

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng Irjen.Pol. Drs. Ahmad Luthfi saat Apel Serpas (Pergeseran Pasukan) dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara pada Pemilu 2024, di Lapangan Simpang Lima Semarang, Senin (12/2).

Hadir dalam Apel tersebut, PJ Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana A.S., M.M, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi Revita, Kabinda Jateng, Wakapolda Jateng, Ketua KPU Jateng, Ketua Bawaslu Jateng, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Danrem 072/PMK, Danlanud Adi Soemarmo, PJU Polda Jateng, Kapolres/tabes/ta jajaran Polda Jateng dan peserta apel sebanyak 1.700 personil terdiri dari 610 Polri, 469 TNI, 121 pasukan POH (Power on Hand) dan 500 orang Linmas.

Bertindak selaku pimpinan Apel adalah PJ Gubernur Jateng yang didamping Kapolda Jateng dan Pangdam IV/ Diponegoro.

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menegaskan bahwa kondisi Ekonomi Politik serta Keamanan dalam pelaksanaan Pemilu 2004 berjalan dengan baik dan kondusif.

“Terima kasih atas kerjasama kebersamaan dan sinergitas yang baik hingga saat ini situasi kondisi baik stabilitas ekonomi politik serta keamanan dalam pelaksanaan pemilu 2004 berjalan dengan kondusif, tentunya harus kita pertahankan sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara dan pasca pemungutan suara,’’ ujar Nana.

Nana menambahkan, Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro dan jajarannya serta Pemprov Jawa Tengah, KPU dan Bawaslu selalu bersinergi untuk menyukseskan Pemilu 2024 utamanya di tahap inti yaitu tahap pemungutan suara.
‘’Hari ini petugas pengamanan pemungutan suara yang akan bertugas di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah termasuk di dalamnya adalah Pengamanan di 117. 299 TPS se Jawa Tengah, petugas yang akan kita berangkatkan hari ini terdiri dari 15. 647 personil Polri, 3.732 personil TNI yang terdiri dari Angkatan Darat Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang akan bertugas di 558 Polsek sejajaran Polda Jawa Tengah, untuk Pemprov Jateng sendiri menugaskan 237.882 orang anggota Sat linmas guna mendukung pelaksanaan pengamanan di TPS ” papar Nana.
Pihaknya juga menegaskan kembali soal pentingnya netralitas Polri dan TNI serta kondisi beberapa wilayah yang terdapat kerawanan dalam tahap Pemungutan suara.

“ Pesan saya agar para petugas pengamanan Pemilu bisa menjalankan tugasnya dengan baik bersikap jujur dan Netral serta mampu mengawasi pelaksanaan pemungutan suara demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil,’’ tegasnya.

Nana menyatakan, Jateng memiliki 7 Kabupaten/Kota yang masuk dalam kategori Rawan Tinggi yaitu Kota Semarang, Sukoharjo, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Magelang dan Kendal.

Kaitannya dengan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, Nana menegaskan, pihaknya telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan.

"Terkait kemungkinan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, saat ini kita memasuki masa di mana cuaca sedang tidak bersahabat, diperkirakan hujan intensitas tinggi akan terjadi sampai dengan tanggal 15 Februari 2024. Bahkan di beberapa daerah seperti Grobogan dan Demak sudah dilanda bencana banjir, tentunya kita menyiapkan skenario jika kemungkinan itu terjadi sehingga perlu dari awal melaksanakan antisipasi khususnya dalam rangka menjaga dan mengamankan distribusi logistik " tegasnya.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menyampaikan penjelasan terkait langkah yang ditempuh dalam pengamanan tahap pemungutan suara di lokasi yang terdampak banjir.

“Untuk wilayah Demak yang terkena banjir, saya sudah koordinasi dengan KPU, termasuk hari ini dilakukan pengecekan terhadap 15.000 pengungsi, untuk pengungsi sebagian dari wilayah Demak ada yang akan digeser ke Kudus, sehingga rekomendasinya dari 15.000 pengungsi yang tersebar di 117 TPS, nanti akan kita rekomendasikan untuk mengadakan susulan. Tapi masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat yang mengeluarkan rekomendasi, ” tegasnya. (SPnews/STH)

Tags

Terkini

Pemprov Jateng Jadi Tujuan Studi Banding Kemenhan

Selasa, 24 September 2024 | 15:02 WIB