Semarang, suarapembaruan.news - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan bahwa selama kegiatan kampanye dari semua tahapan sudah dilalui khususnya di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dan Kodam IV/Diponegoro tidak ada hal-hal yang krusial dan fluktuatif.
"Saya imbau kepada rekan-rekan sekalian tetap bekerja sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang kita punyai, baik TNI/Polri jaga netralitas, berikan pelayanan pada masyarakat yang terbaik hindari adanya konflik-konflik komunal maupun horizontal, sehingga kegiatan apapun di wilayah kita tetap terjaga kondusif," tegas Kapolda saat kegiatan Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Warastratama Solo, Jumat (9/2).
-
Kapolda menegaskan, terkait tahapan Pemilu, bahwa 297 ribu kotak suara berikut surat suara dan perlengkapannya digeser dari gudang menuju KPPS tanggal 13 Februari, selanjutnya dari PPS geser ke PPS, dan dari PPS akan geser ke TPS. Pergeseran itu perlu adanya suatu kesamaan sikap, dari TNI maupun Polri juga dari panitia penyelenggara yaitu KPU maupun pengawas Bawaslu.
Kapolda Jateng menegaskan agar jangan sampai TNI - Polri menjadi trigger (pemicu terjadinya hal yang tidak baik), Kampanye terakhir nanti jangan ada kejadian yang menonjol karena tidak profesional nya petugas.
"Anda nanti akan melakukan kegiatan terkait dengan ketertiban umum oleh sebab itu sejak di Daerah Persiapan (DP). Berikan imbauan kepada masyarakat, ajak mereka untuk tertib berlalu lintas termasuk sampaikan larangan menggunakan knalpot Brong (tidak sesuai spesifikasi). Dalam bertindak gunakan cara persuasif dan preemtif, apabila memang diperlukan tindakan Preventif atau penegakan hukum gunakan PP nomor 60 tahun 2017 tentang izin keramaian dan pemberitahuan kegiatan politik" tegas Kapolda.
Untuk pengamanan kegiatan kampanye hari terakhir salah satu Paslon pada Sabtu (10/2) ini di Benteng Vasternburg, Polresta Surakarta melaporkan akan menerjunkan 1.277 personil dengan rincian personil Polresta Surakarta 422 personil, BKO TNI, Polda Jateng , Brimob dan Polres Jajaran Solo raya sebanyak 855 personil, juga disiapkan 9 lokasi parkir untuk roda empat dan 7 lokasi parkir untuk roda dua.
Sementara itu, dalam kegiatan TFG di Mako Polrestabes Semarang, yang dihadiri Wakapolda Jateng Brigjen Pol Agus Suryonugroho, disiapkan pengamanan apat untuk kampanye terbuka salah satu Paslon yang akan dilaksanakan di lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang pada hari Sabtu (10/2) pukul 13.00 WIB.
Wakapolrestabes Semarang AKBP Wiwit menuturkan bahwa Petugas Kepolisian seperti Intel dan Babinkamtibmas sudah bergerak sebelum pelaksanaan acara.
"Kampanye terbuka di Simpang Lima menurut laporan akan dihadiri oleh kurang lebih 116 ribu masa, dan kami sudah menyiapkan rencana pengamanan dengan menurunkan petugas pengamanan sebanyak 2.543 Personel gabungan dari Polrestabes Semarang sebanyak 945 personel, dan sisanya BKO dari Polda Jateng, Satbrimob, Kodim 0733 Smg, Yon Raider 400, Denpom IV Smg, Dishub serta stakeholder lainnya," papar Wakapolrestabes Semarang.
-
Wakapolda Jateng memberikan beberapa penekanan kepada peserta rapat, bahwa kolaborasi dan sinergitas TNI-Polri maupun Stakeholder terkait dalam pelaksanaan pengamanan kampanye sangatlah penting supaya pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan tertib.
"Libatkan Satgas pengamanan kampanye untuk mengantisipasi dan mengamankan terkait knalpot brong agar bisa ditertibkan secara simpatik, edukatif dan humanis," pesan Wakapolda.
Para PJU Polrestabes juga diminta melakukan evaluasi dan pendalaman kembali terkait Pengawalan, Rolakir jangan underestimate serta laksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu dalam keterangannya mengatakan, kegiatan TFG ini digelar untuk memberikan gambaran kepada seluruh para personil yang terlibat dalam pengamanan esok hari agar tahu bagaimana cara bertindaknnya dan bisa menangani cepat dan profesional ketika menghadapi suatu kejadian. (SPnews/STH)