hankam

Rapat Koordinasi Tahap Inti Pemilu 2024, Polda Jateng Lakukan Finalisasi Pengamanan Pemilu

Senin, 5 Februari 2024 | 06:47 WIB

Semarang, suarapembaruan.news – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan seluruh pihak yang terlibat, aparat keamanan dan elemen Penyelenggara Pemilu, mulai di tingkat pusat sampai tingkat TPS, untuk mereview kembali pola pengamanan sehingga paham akan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Hari ini kita memasuki tahapan inti Pemilu oleh karena itu perlu sekali kita lakukan Rapat Koordinasi dalam rangka cek, ricek , cros cek dan final cek terkait kesiapan Pengamanan Pemilu 2024,” ujar Kapolda Jateng dalam Rapat Koordinasi Tahap Inti Pemilihan Umum Tahun 2024 dalam rangka Cek, Ricek, Cros Chek dan Final Cek Pengamanan Pemilu 2024 di Hotel Griya Persada, Kab. Semarang, Senin (5/2).

Kapolda menegaskan, sejak jauh hari pihaknya telah melakukan persiapan guna menyukseskan gelaran Pemilu 2024.

" Sejak setahun sebelumnya, kita melakukan persiapan-persiapan, Latihan Pam VVIP, Latihan Sispamkota, Latihan Sispammako juga sudah kita gelar. Para Kasatwil harus senantiasa melakukan cek, recheck, cros check dan final chek guna memastikan keberhasilan setiap kegiatan,’’ tandas Kapolda.

Pemilu, kata dia, adalah sarana konflik yang sah dan legal untuk mempertahankan atau merebut kekuasaan. ‘’Namun dalam prosesnya dapat menggangu stabilitas kamtibmas, bila tidak dikelola dengan baik. oleh karena itu satgas satgas yang telah dibentuk agar dioptimalkan," imbuhnya.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran karena sampai dengan saat ini tidak ada kendala terkait dengan Kamtibmas.

" Terima kasih sampai dengan saat ini situasi tetap kondusif, untuk kita ketahui Polda Jateng telah mempersiapkan 22 ribu anggota TNI-Polri tergelar yang nanti akan melakukan pengamanan pemungutan suara,’’ tegas Kapolda.

TPS Rawan

Kapolda lebih lanjut mengatakan, sesuai tinglat kerawanannya, dari 117. 299 TPS di Jateng, terdapat 9 TPS yang masuk kategori Sangat Rawan, 549 TPS Rawan dan 116. 741 TPS Kurang Rawan.

-

‘’Klasifikasi TPS ini sudah kita detailkan misalnya di TPS Rawan pernah terjadi Konflik dimana TPS tersebut dijaga oleh 2 anggota,” tuturnya.

Kapolda Jateng kembali mengingatkan soal pentingnya menjaga netralitas TNI Polri.

Untuk penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) menjelang minggu tenang, Kapolda meminta agar jangan menggunakan unsur TNI- Polri, tapi menggandeng Satpol PP maupun Bawaslu, agar tidak salah persepsi dan menimbulkan konflik.

Dalam sambutannya, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tandyo Budi Revita mengatakan, pihaknya akan all out memback up Polda Jateng.

" Jawa Tengah adalah sentralnya, apa yang terjadi di sini akan menjadi pusat perhatian nasional. Untuk itu, keamanan dan kesuksesan Pemilu menjadi hal yang tidak bisa di tawar lagi. Bila ada permintaan dari Polda, maka kami akan membackup semaksimal mungkin,’’ tegas Pangdam.

Dijelaskan, Kodam IV/Diponegoro sebagai kompartemen strategis mempunyai personil 27.493 orang, untuk Bhabinsa di wilayah Jateng sebanyak 9.620 orang.

‘’Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan, kami juga menyiapkan sebanyak 3.571 personil cadangan yang On Call Stand By dan siap digerakkan sewaktu-waktu," tegasnya.

Pihaknya telah menyiapkan personil sebanyak 3.882 untuk di-BKO kan ke Polda Jateng, perinciannya 3.732 orang nanti akan disebar ke semua Polsek, dimana setiap Polsek akan didukung oleh 8 personil TNI, dan untuk Satgas Penindakan disiapkan kekuatan 150 personil. (SPnews/STH)

Tags

Terkini

Pemprov Jateng Jadi Tujuan Studi Banding Kemenhan

Selasa, 24 September 2024 | 15:02 WIB