ekonomi-bisnis

Citilink Tambah Frekuensi Semarang-Jakarta, Kini Terbang 3 Kali Sehari

Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:53 WIB
Citilink menambah frekuensi penerbangan Semarang-Jakarta menjadi tiga kali sehari, memperkuat konektivitas dan mendukung mobilitas serta ekonomi Jateng.




Semarang, SUARA PEMBARUAN – Mobilitas udara antara Semarang dan Jakarta semakin mudah. Maskapai Citilink menambah frekuensi penerbangan rute Semarang-Jakarta pulang-pergi melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Mulai Agustus 2026, Citilink melayani rute tersebut sebanyak 21 penerbangan per pekan atau tiga penerbangan setiap hari.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan tambahan frekuensi tersebut memberikan pilihan waktu perjalanan yang lebih beragam bagi masyarakat.

“Penambahan rute ini menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas udara antara Kota Semarang dan Jakarta, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat,” ujar Sulistyo.

Tiga Pilihan Jadwal dari Jakarta
Untuk penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Citilink menyediakan tiga pilihan jadwal keberangkatan setiap hari, yakni pukul 11.25, 14.55, dan 18.40 WIB.

Pesawat dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani (SRG) masing-masing pada pukul 12.35, 16.05, dan 19.50 WIB.

Sementara penerbangan dari Semarang menuju Jakarta tersedia pada pukul 13.30, 16.35, dan 20.20 WIB. Pesawat dijadwalkan tiba di Jakarta pada pukul 14.45, 17.30, dan 21.35 WIB.

Dengan penambahan tersebut, pengguna jasa kini memiliki lebih banyak alternatif waktu untuk melakukan perjalanan antara kedua kota.

Dorong Bisnis hingga Pariwisata
Sulistyo menilai peningkatan konektivitas udara tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata di Jawa Tengah.

Menurutnya, posisi Semarang sebagai pusat pemerintahan, bisnis, pendidikan, dan pariwisata membuat kebutuhan terhadap konektivitas udara yang memadai terus meningkat.

“Semarang memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, bisnis, pendidikan, dan pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Kami berharap tambahan penerbangan ini berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas serta pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” katanya.

Penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi bagian dari upaya Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memperkuat jaringan konektivitas udara sekaligus memberikan pilihan layanan perjalanan yang semakin fleksibel.

Kehadiran tambahan jadwal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan bisnis, wisata, pendidikan hingga berbagai aktivitas lainnya yang menghubungkan Semarang dan Jakarta.

Tags

Terkini