Jakarta, suarapembaruan.news – Zeta Bersama Komunika, perusahaan multinasional yang bergerak di bidang even organizer berhasil melewati dampak Covid-19 dengan melakukan kolaborasi dan integrasi.
Adriani Setyawati dan Rengga Irawan, yang menggawangi perusahaan tersebut menyebutkan, pihaknya tetap eksis dan sukses di masa pandemi dan pasca pandemi Covid-19.
“Kami bertekad dapat masuk top 10 perusahaan even terbesar di Indonesia,” ujar Andriani dan Rengga yang ditemui dalam acara “Geliat Creative Industry Sukses dalam menghadapi The Covid 19 Effect”di Selaras Cafe Jakarta baru-baru ini.
Mereka menyebutkan, perusahaan yang diawaki para milenial ini tetap dapat tumbuh dengan menerapkan strategi yang tepat.
Disebutkan, masa pandemi Covid 19 tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha (entrepreneurs). Karena tidak sedikit dari pelaku usaha di Indonesia mengalami penurunan omset secara drastis. “Bahkan banyak yang harus rela gulung tikar,” ujar Andriani dan Rengga.
Mereka mengatakan, dalam menghadapi Covid-19, banyak pengusaha melakukan berbagai macam strategi.
Di antaranya mulai dari efisiensi biaya, pengurangan pegawai, hingga penjualan aset perusahaan. Mereka menyebutkan, perusahaan even organiser menjadi salah satu perusahaan yang banyak terdampak hebat akibat Covid-19. Karena semua live event ditiadakan selama masa PPKM.
Namun demikian dikarenakan penerapan strategi yang tepat, Zeta Bersama Komunika dapat tetap tumbuh dan berkembang. “Jika banyak perusahaan tutup di era Covid-19, tidak demikian dengan Zeta Bersama Komunika. Kami tetap esksis dan berhasil tumbuh,” kata mereka.
Adriani dan Rengga mengungkapkan kunci keberhasilan mengelola perusahaan pada masa pandemi dengan menerapkan strategi integrated, bekerjasama dengan client mereka.
“Kami banyak mengadakan even secara hybrid, memanfaatkan platform digital yang saat ini sudah berkembang luas seperti event launching dan promosi produk, live show event dan live concert.
Adriani menambahkan, berkat strategi yang diterapkan itu, perusahaannya membukukan pertumbuhan kenaikan penjualan sebesar 5,5%. “Memang belum seperti yang kami harapkan. Karena target kami di atas 15%,” tuturnya.
Rengga Irawan yang juga berperan sebagai Chief Operations menambahkan bahwa selama masa dan pasca pandemi Covid-19, perusahaannya tidak mengurangi pegawai. Bahkan pihaknya melakukan perekrutan karyawan kurang lebih 50 orang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaannya berada di jalur yang benar dan strategi yang tepat.
“Sehingga dengan berakhirnya masa pandemi kami akan lebih memantapkan perusahaan untuk bisa masuk dalam top 10 perusahaan even terbesar di Indonesia,” kata Rengga.
Adriani kembali menambahkan pasca covid adalah masa di mana pertumbuhan yang signifikan untuk industri even organiser terutama untuk proyek-proyek yang berkolaborasi dengan Kementrian Pariwisata dan juga sektor swasta.