Konsumen di Sulsel dan Sulbar Mulai Pakai QR Code Beli Pertalite

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Senin, 30 September 2024 | 22:16 WIB
Seorang konsumen mengaku sangat gampang saat mendaftarkan QR Code kendaraannya melalui SPBU. (Ist)
Seorang konsumen mengaku sangat gampang saat mendaftarkan QR Code kendaraannya melalui SPBU. (Ist)

Makassar –  SUARA PEMBARUAN. Pembelian BBM Pertalite menggunakan QR Code (quick response code) di wilayah Sulawesi tak lama lagi akan merata di seluruh provinsi, setelah Provinsi Gorontalo sebagai wilayah yang pertama yang sukses dilakukan progres implementasi uji coba pembelian BBM menggunakan QR Code dan telah berjalan lancar.

Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat (Sulselbar) menyusul dan terbilang cukup stabil, data menunjukkan kenaikan perlahan tapi pasti. Hal ini disampaikan oleh Sales Area Manager Retail Sulselbar PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom. “Di Sulawesi Selatan Progress transaksi harian menggunakan QR Code untuk BBM Pertalite kini sudah mencapai 42%, sedangkan untuk di Sulawesi Barat, sudah mencapai 83%.” ujarnya.

Rainier menyampaikan, beberapa harapan dari pelaksanaan uji coba implementasi transaksi menggunakan QR Code ini yakni mencoba kehandalan sistem perangkat di SPBU Pertamina, memastikan pelayanan oleh petugas dalam transaksi ini berjalan baik, serta meningkatkan animo masyarakat untuk mendaftar QR Code.

Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelashkan bahwa program subsidi tepat JBKP Pertalite ini merupakan program pemerintah yang sama halnya diberlakukan untuk solar subsidi waktu lalu.

Fahrougi menyampaikan banyak dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat dengan adanya program subsidi tepat ini. “Dengan adanya pendataan penggunaan konsumen JBKP Pertalite yang lebih akurat, dapat memberikan manfaat kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat. Pertama, Pemda dapat menggunakan data Subsidi Tepat tersebut untuk mengatur penyaluran kuota BBM Subsidi kepada masyarakat sehingga kuota yang terbatas dapat disalurkan secara cukup dan mengurangi terjadinya antrean; Kedua, meningkatkan pendapatan daerah karena adanya potensi peningkatan PBBKB dari meningkatnya penjualan BBM non subsidi; Ketiga, membantu Pemda dalam proses pengawasan penyaluran BBM subsidi ke masyarakat sesuai dengan amanat Undang-undang Migas No 22/2001,” jelasnya.

Fahrougi mengajak seluruh masyarakat khususnya wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk segera mendaftarkan kendaraannya. “Bagi yang belum mendaftar segera daftarkan kendaraannya, cukup dengan KTP, STNK, dan foto kendaraan. Daftarkan melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau jika menemui kesulitan bisa langsung ke SPBU, di sana kami menyediakan help desk untuk pendaftaran QR Code subsidi tepat”. Imbuh Fahrougi.

Konsumen di Sulsel dan Sulbar disarankan untuk segera mendaftarkan kendaraannya melalui SPBU karena QR Code ini merupakan solusi yang tepat bagi masyarakat untuk mendapatkan haknya sebagai pengguna BBM subsidi secara tepat.

Hery, salah seorang pengguna BBM Pertalite yang ditemui di SPBU Coco Jalan Gatot Subroto, Makassar, saat sedang melakukan pembelian BBM Pertalite menggunakan QR Code mengaku tidak kesulitan saat mendaftarkan kendaraannya. “Saya ikuti saja petunjuknya, banyak mi itu di sosial media caranya. Gampang ji dan tidak lama ji juga”, ujar Hery. (SP.news)

 

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah

Rabu, 22 Januari 2025 | 16:50 WIB

Buah Durian Mulai Membanjiri Kota Bengkulu

Kamis, 26 Desember 2024 | 19:39 WIB
X