regional

Pemprov Bengkulu Perkuat Komunikasi Publik Digital melalui Pelatihan Pengelolaan Media Sosial

Kamis, 4 Juni 2026 | 15:07 WIB
Pemprov Bengkulu menggelar pelatihan Medsos dalam upaya memperkuat penyebwran informasi digital. (Foto/Ist)

 

Bengkulu, SUARA PEMBARUAN– Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) menggelar kegiatan Optimalisasi dan Penguatan Kapasitas Media Sosial di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (4/6). Kegiatan ini diikuti para pengelola media sosial dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah dalam mengelola media sosial secara profesional sekaligus memperkuat penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat secara efektif, cepat, dan tepat.

Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesha, mengatakan bahwa media sosial kini menjadi ruang strategis dalam penyebaran informasi publik. Oleh karena itu, kapasitas para pengelola media sosial perlu terus ditingkatkan agar mampu menghasilkan konten yang informatif, kreatif, dan berkualitas.

“Media sosial pemerintah memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pengelolaan yang baik, berbagai program, kebijakan, dan capaian pembangunan dapat diketahui masyarakat secara lebih luas,” ujar Nelly.
I

a berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pengelola media sosial yang kompeten dalam memproduksi konten, mengelola informasi publik, serta menyampaikan program pembangunan di sektor masing-masing secara menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Nelly menjelaskan, program penguatan kapasitas ini dirancang dalam tiga tahapan, yakni pelatihan produksi konten media sosial, peningkatan kemampuan pengelolaan website dan penulisan rilis berita, serta penguatan manajemen dan administrasi pengelolaan media sosial di tingkat OPD.

Kegiatan dibuka oleh Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu.

Dalam sambutannya, RA Denni menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Media sosial kini menjadi salah satu sarana utama masyarakat untuk mengetahui kebijakan, program, dan kinerja pemerintah.

Menurutnya, masih banyak program pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah namun belum diketahui secara luas karena kurangnya publikasi yang efektif.


“Melalui media sosial, masyarakat dapat mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah. Karena itu, para peserta yang mengikuti pelatihan ini memiliki peran penting sebagai corong informasi di OPD masing-masing,” kata RA Denni.
I

a mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dalam menyajikan informasi yang positif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, pengelolaan media sosial harus dilakukan secara profesional guna menghadirkan informasi yang menarik sekaligus mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.

RA Denni menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan, adaptif, dan berbasis digital, sekaligus memperkuat sinergi antar-OPD dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari Ferry Sandria, Staf Anggota DPD RI/MPR RI Destita Khairilisani. Dalam sesi tersebut, Ferry berbagi pengalaman mengenai strategi pengelolaan media sosial, penguatan konten digital, serta teknik membangun komunikasi publik yang efektif di era digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kualitas pengelolaan media sosial di seluruh OPD semakin meningkat sehingga berbagai program pembangunan daerah dapat tersampaikan secara lebih luas, cepat, dan tepat kepada masyarakat.

Tags

Terkini