Pemilik akun juga menjelaskan bahwa setelah merekam video tersebut, ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak sekolah.
Menurutnya, pihak sekolah kemudian menyampaikan keluhan tersebut kepada penyedia makanan dari SPPG terkait.
“Ini rotinya saya buang, sudah kirim video ke sekolah dan Bu Gurunya yang komplain ke SPPG-nya,” tulisnya dalam kolom komentar.
Ia juga mengaku langsung membuang roti tersebut setelah direkam karena khawatir belatung yang ada di dalamnya berpindah ke tangannya.
“Habis video ini langsung dibuang, langsung cuci tangan karena takut banget belatungnya sudah jalan ke tangan tapi nggak kelihatan karena kecil-kecil,” jelasnya.
Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional, terdapat sekitar 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pihak SPPG yang memberikan klarifikasi resmi terkait video yang telah ditonton lebih dari 80 ribu kali tersebut di media sosial.