Bahkan, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi sudah menjelaskan, warga kota yang BPJS tidak aktif tetap dilayani ketika akan berobat di rumah sakit dan puskesmas serta fasilitas kesehatan lainya di daerah ini.
Sebab, Pemkot Bengkulu telah menganggarkan dana APBD untuk membiayai program berobat gratis. Hal yang sama juga dilakukan Pemprov Bengkulu. "Jadi, masyarakat kota meski BPJS tidak aktif tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis," demikian Risulan.
Dalam reses tersebut, mayoroitas masyarakat dari dapil II Kecamatan Gading Cempaka dan Singaranpati masih berkutat pada usulan perbaikan siring lingkungan, jalan lingkungan, lampu penerangan jalan dan perbaikan jalan di komplek perumahan di beberapa lokasi di dua kecamatan tersebut.
Riuslan menambahkan, semua usulan masyarakat pada reses ini tampung dan dicatat untuk dibahas dengan dinas terkait, agar dapat direalisasikan Pemkot Bengkulu. "Kita berharap tahun depan tidak ada lagi efisiensi, sehingga usulan yang disampaikan pada reses kali ini dapat diwujudkan Pemkot Bengkulu," demikian Riuslan.