Selain biopori, Dedy juga menekankan pentingnya mempertahankan tanah di halaman rumah agar air hujan dapat meresap lebih cepat dan mengurangi genangan. “Orang tua kita dulu membiarkan halaman tetap tanah, sehingga kalau hujan, air bisa cepat meresap. Itulah kebiasaan yang harus kita galakkan lagi. Jangan semuanya disemen,” jelasnya.
Langkah sederhana ini, menurut Dedy, bisa menjadi upaya kolektif warga Bengkulu. Untuk mengurangi risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi.