Sementara itu, anggota DPR-RI dapil Bengkulu, Erna Sari Dewi
menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah bencana gempa bumi berkekuatan 6,3 SR guncang wilayah Bengkulu dan sekitarnya.
Berdasarkan laporan awal, lebih dari 100 unit rumah warga mengalami kerusakan, termasuk sekitar 20 rumah yang rusak berat. Dengan kondisi ini membuatnya sangat prihatin dan kembali mengingatkan akan posisi geografis Bengkulu yang berada di kawasan rawan gempa.
Baca Juga: Wagub Mian Minta RSU Yunus Bengkulu Layani Pasien Cepat dan Sigap
“Saya turut prihatin dan berduka atas musibah ini. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material dan trauma warga tentu sangat besar. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Bengkulu berada di zona rawan gempa, dan kita harus selalu waspada,” ujarnya hari ini.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di masa mendatang. Menurutnya, penting bagi setiap warga memahami langkah evakuasi, mengenali titik kumpul darurat, dan selalu menjaga keselamatan diri serta keluarga ketika gempa terjadi.
“Kita tidak tahu kapan gempa susulan bisa datang. Karena itu, edukasi tentang mitigasi bencana harus terus dilakukan. Warga harus tahu apa yang harus dilakukan saat gempa, agar bisa meminimalisir risiko,” kata Erna.
Baca Juga: Polda Jateng Tangkap 40 Pelaku Premanisme dalam Sehari, Operasi Aman Candi 2025 Terus Digencarkan
Lebih lanjut Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini juga meminta pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait untuk bergerak cepat melakukan pendataan dan membantu proses pemulihan warga terdampak, serta memperkuat infrastruktur penanggulangan bencana.
“Kita perlu memastikan warga terdampak mendapat bantuan, dan dalam jangka panjang memperkuat sistem peringatan dini dan pelatihan kesiapsiagaan. Bencana bisa datang kapan saja, tapi kerusakan dan korban bisa diminimalisir jika kita siap," demikian politisi Nas Dem ini.