Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim), Aries Agung Paewai, berkomitmen mengawal implementasi Talent Drive Networking Action (DNA) berbasis metode ESQ.
Talent DNA berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dikembangkan ESQ Leadership Center, bisa mengetahui potensi diri dan memperkuat pondasi karakter.
Hal tersebut disampaikan Aries, seusai pelantikan serentak 195 Kepala Sekolah SMA di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (16/5/2025). Mereka dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Menurut Aries, tadi ibu gubernur menyampaikan hari ini telah dilakukan isian talent DNA berbasis metode ESQ. Mereka akan mengisi di HPnya masing-masing. Jadi, nanti akan terlihat profile mereka di dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.
Tes ini, dikatakan, akan menjadi alat bantu penting dalam pemetaan bakat siswa serta pendampingan karier mereka di masa depan. Ternyata setiap orang tidak bisa dipaksa. Seperti, dipaksa jadi kepala sekolah, dipaksa menjadi leader.
Kompetensi Diri
Sebelumnya, Khofifah mengatakan, pengenalan keunggulan, karakter dan kompetensi diri ini sangat penting sebagai mitigasi pencegahan terjadinya disharmoni. Pasalnya tantangan dalam mengampu jabatan kepala sekolah juga tidak mudah. Termasuk bagi para guru.
“Nah konselor, guru BK saya rasa wajib untuk mengikuti pelatihan Talent DNA ini,” ujarnya.
Kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik, gubernur juga mengajak mewujudkan pendidikan di Jawa Timur yang unggul, berkarakter, inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.