Gubernur Helmi Hasan Minta Warga Bengkulu Tak Ragu Lapor Jika Ada Masalah MBG

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Senin, 29 September 2025 | 20:13 WIB
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan (Foto/Ist)
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan (Foto/Ist)

Bengkulu-Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan masalah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan ini disampaikan Helmi menanggapi isu yang menyebut pemerintah melarang orang tua melapor terkait kasus keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar dan guru di Kabupaten Lebong.

“Kita pernah merasakan kejadian keracunan akibat MBG di Kabupaten Lebong beberapa waktu lalu. Dan tindakan kita cepat, SPPG langsung ditutup sementara, ambulans juga kita kerahkan hingga semuanya sehat kembali,” ujar Helmi Hasan, Senin (29/9/2025).

Helmi menegaskan, pemerintah tidak pernah melarang masyarakat melapor. Sebaliknya, laporan warga menjadi informasi awal yang sangat penting agar pemerintah bisa segera mengambil langkah strategis sebelum jatuh korban jiwa.

“Jadi kalau ada kejadian langsung lapor. Ini eranya pemerintahan yang terbuka, kejadian sekecil apa pun laporkan,” tegasnya.

Ia mencontohkan, saat terjadi keracunan massal pada 27 Agustus lalu yang menimpa lebih dari 400 pelajar dan guru di Lebong, laporan cepat masyarakat membuat pemerintah provinsi dan kabupaten bisa segera mengambil tindakan sehingga tidak ada korban jiwa.

Sebagai langkah pencegahan, dapur MBG di Kabupaten Lebong saat ini ditutup sementara sambil dilakukan evaluasi. Berdasarkan data Badan Gizi Nasional Cabang Bengkulu, insiden tersebut merupakan kasus pertama dari 43 dapur MBG yang sudah beroperasi di provinsi ini. Menariknya, dapur yang bermasalah itu baru beroperasi selama dua pekan sebelum kasus keracunan terjadi.

 

 

 

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X