FWPJT Rayakan 27 Tahun, Media Diminta Jadi Penjernih Informasi di Era Digital

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 15 Mei 2025 | 15:23 WIB

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Di tengah derasnya arus informasi digital, Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno mengajak insan pers untuk terus menjaga kualitas informasi dan menjadi penjernih di tengah maraknya hoaks dan konten tak bertanggung jawab di media sosial.

Ajakan itu disampaikan Sumarno saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) di Pressroom Kantor Gubernur, Kamis, 15 Mei 2025.

“Sekarang semua orang bisa menyebarkan berita. Tapi panjenengan semua punya pakem, punya kode etik. Maka hanya media profesional yang bisa menetralisasi informasi liar,” ujar Sumarno.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan media dalam menyampaikan informasi yang tidak hanya faktual, tetapi juga mampu membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Sumarno juga mengapresiasi kiprah FWPJT yang telah eksis selama 27 tahun sebagai jembatan komunikasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota baru FWPJT sebagai bentuk perlindungan kerja bagi jurnalis.

Sementara itu, Ketua FWPJT Damar Sinuko menyampaikan, forum yang lahir pada masa reformasi tahun 1998 itu dibentuk sebagai ruang sinergi dan diskusi yang sehat antara pers dan lembaga pemerintah.

“Sudah 27 tahun kami menjaga komunikasi yang konstruktif. Forum ini bukan hanya tentang peliputan, tapi juga tentang bagaimana membangun kolaborasi dan menjaga demokrasi,” kata Damar.

Ia juga berterima kasih atas dukungan fasilitas dari Pemprov dan DPRD Jawa Tengah, termasuk ruang pressroom yang menunjang kerja jurnalistik harian para anggota.

Mantan Ketua FWPJT, Sunu Andy Purwanto, turut menambahkan bahwa forum ini telah mengalami regenerasi yang sehat, dan tetap konsisten menjaga independensi serta profesionalisme dalam peliputan.

Dengan usia yang ke-27, FWPJT diharapkan dapat semakin kokoh dalam menjaga etika jurnalistik serta menjadi mitra kritis dan solutif bagi pemerintah daerah.

FWPJT berdiri 15 Mei 1997 dengan ketua pertama M Ilham Hamijaya, saat itu merupakan bagian dari PWI Jateng. Setelah itu, berturut-turut dipimpin oleh Imam Nuryanto, Beno Siang Pamungkas, Sunu Andhy Purwanto, Haryanto, Teguh Hadi Prayitno, dan terkini Damar Sinuko.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X