SUARA PEMBARUAN - Pada awal tahun 2025, justru menjadi akhir perjalanan pelatih asal Korea Selatan (Korsel), Shin Tae-yong untuk menangani skuad Timnas Indonesia.Baca Juga: Tuan Rumah Rakernas FOSSEI 2025, Ajang Kenalkan Bengkulu Dikanca Nasional
Kepergian pria yang akrab disapa coach STY itu, membuat sebagian penggemar Garuda menyayangkan keputusan PSSI yang mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih itu pada Senin, 6 Januari 2025.
Terkini, STY mengungkapkan pesan menyentuh kepada para fansnya di Indonesia lewat wawancaranya bersama media kenamaan di Korsel, Yonhap, pada Kamis, 16 Januari 2025.
Pria berusia 54 tahun itu mengaku telah banyak mendapatkan dukungan para penggemar Timnas Indonesia.Baca Juga: BKSDA Bengkulu Berupaya Maksimal Atasi Konflik Harimau Sumatera dan Manusia di Mukomuko
"Di balik itu semua, semua penggemar (Garuda) telah mendukung saya dengan penuh semangat," ucap STY.
STY juga mengatakan suatu saat akan kembali ke Indonesia dengan perasaan yang penuh kebanggaan.
Lantas, apa yang dimaksud sang pelatih asal Korsel itu? Berikut ini ulasan selengkapnya.Baca Juga: Antisipasi Harga Anjlok, Bulog Bengkulu Siap Beli Gabah dan Beras Hasil Panen Petani
Awalnya STY Tak Memahami Keputusan PSSI
Dalam kesempatan yang sama, STY menuturkan dirinya tidak mengerti atau sulit memahami keputusan PSSI yang tiba-tiba mengakhiri kontraknya bersama Garuda.
Padahal, STY masih memiliki kontrak hingga 2027 mendatang dan sebelumnya berhasil mengantarkan Garuda berada di peringkat ke-3 klasemen sementara Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.
"(PSSI) memberitahu saya tentang pemecatan saya pada 6 Januari 2025 pukul 09.40 WIB, dan mengumumkan bahwa pelatih baru akan datang," terangnya.Baca Juga: Listyo Sigit Gagal Memimpin Polri Sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat
Legowo Posisinya Digantikan Pelatih Baru
Meskipun merasa tidak memahami pemecatan PSSI, STY mengaku tetap rendah hati untuk menerima keputusan federasi sepak bola di Indonesia itu.
"Meskipun saya tidak memahaminya, saya dengan rendah hati menerimanya," ungkapnya.