Jakarta, Suara Pembaruan – Pasangan ganda tenis meja Niko/Riko divisi 16 dari PTM Anper Pesakih kembali meraih juara 1 dalam Turnamen Mini (Turmini) Gelapa Series-3 Tahun 2026 setelah mengalahkan pasangan Aris/Giri divisi 18 dari PTM Gentayangan Kosambi dengan skor 3-1 di PTM Phoenix, Kapuk Jakarta Barat, Minggu (26/42026) malam.
Walaupun mengepur 2 poin, pasangan tenis meja ganda terkuat yang dimiliki PTM Anper Pesakih ini kembali berhasil memperdaya pasangan Aris/Giri dalam laga final Turmini Gelapa Series 3 dengan raihan poin 12-10; 5-11; 11-9; dan 11-7.
Sebelumnya Niko/Riko pernah meraih juara 1 mengalahkan pasangan yang sama dalam laga final di Turmini Gelapa Series-2 yang berlangsung di PTM Pertoe Kedoya pada 14-15 Februari 2026 lalu.
Dengan kemenangan tersebut, Niko/Riko memperoleh hadiah piala, uang pembinaan sebesar Rp 1.200.000 ,dan sertifikat penghargaan yang diserahkan langsung Ketua RW 01 Kelurahan Kapuk Kecamatang Cengkareng Jakarta Barat, Bontot.
Baca Juga: Riko/Niko Raih Juara 1 Turmini Gelapa Series 2 - 2026 di PTM Pertoe
Juara kedua, pasangan Aris/Giri memperoleh hadiah piala, uang pembinaan Rp 800.000, dan sertifikat penghargaan yang diserahkan Ketua Paguyuban Gelapa Cak Noor.
Sementara juara 3 bersama diraih pasangan Rooney/Beben dan Suyoto/Bowo dari PTM Phoenix. Pasangan tersebut juga mendapat hadiah piala, uang pembinaan masing-masing Rp 500.000, dan sertifikat penghargaan yang diserahkan langsung Ketua PTM Phoenix, Muhaemin.
Laga final Turmini Series-3 2026 di PTM Phoenix ini mengulang laga Turmini Series-2 2026 yang berlangsung di PTM Phoenix, Kedoya pertengahan Februari 2026 lalu. Kedua pasangan ini juga bertemu di laga final, dan dimenangkan pasangan Niko/Riko.
Sebelumnya, dalam laga semifinal, pasangan Niko/Riko mengalahkan pasangan Rooney/Beben dengan skor 3-2. Sementara pasangan Aris/Giri juga mengalahkan pasangan Suyoto/Bowo dengan skor yang sama.
Penasihat Paguyuban Gelapa, H Slamet Suharto menyebutkan, dengan kemenangan ini, sesuai Peraturan dan Tata Tertib Paguyuban Gelapa, pasangan Niko/Riko akan kembali naik divisi menjadi 15. Sementara di Paguyuban Gelapa hanya mempertandingkan kategori ganda divisi 16, 17, 18, 19, dan 20.
Baca Juga: Fakta di Balik Kabar Balita Tewas Usai MBG di Cianjur, Dinkes: Tunggu Hasil Lab!
Maka untuk event selanjutnya, Niko/Riko tidak bisa lagi dipasangkan. Niko dan Riko boleh bermain tetapi dengan teman se-tim lain dari divisi yang berbeda. Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada pasangan dan tim lain untuk bisa maju dan berkembang.
Pernyataan ini dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Gelapa Cak Noor. Menurut Peraturan dan Tata Tertib Tenis Meja Paguyuban Gelapa, jika pasangan sudah menang dua kali berturut-turut tidak boleh lagi bermain dengan pasangan yang sama.