olahraga

PSSI Tegaskan Pelatih Baru Timnas Wajib Bina Coach Lokal, Seleksi Masuk Babak Akhir

Kamis, 27 November 2025 | 16:52 WIB
Ketua BTN PSSI, Sumardji sebut kriteria terpenting yang harus dimiliki kandidat pelatih timnas Indonesia. (Instagram/mardji_smj)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menekankan bahwa pelatih kepala baru Timnas Indonesia harus mampu mentransfer ilmu kepada pelatih lokal. Syarat tersebut menjadi faktor utama dalam proses pencarian pengganti Patrick Kluivert yang kini memasuki tahap krusial.

Sumardji menegaskan bahwa keberadaan pelatih lokal dalam staf kepelatihan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Menurutnya, pelatih kepala yang akan dipilih harus bisa berkolaborasi erat dengan asisten lokal agar proses alih kompetensi berjalan maksimal.

Ia mencontohkan kemitraan antara Shin Tae-yong dan Nova Arianto sebagai bukti nyata bahwa kehadiran pelatih asing dapat menghasilkan pelatih lokal yang makin matang. Perkembangan Nova disebut sebagai hasil dari proses belajar yang terbangun secara konsisten melalui koordinasi intensif selama bertahun-tahun.


Setelah resmi berpisah dengan Kluivert pada pertengahan Oktober 2025, proses pencarian pelatih baru kini memasuki fase penyaringan akhir. Dari banyak kandidat, kini tinggal lima nama yang masuk daftar pendek.

Alexander Zwiers selaku Direktur Teknik PSSI bersama dua anggota Exco telah terbang ke Eropa untuk melakukan wawancara mendalam. Mereka ditugaskan menilai komitmen para kandidat, termasuk kesediaan menjalankan program transfer ilmu yang diwajibkan.

Sumardji dijadwalkan menyusul ke Eropa untuk ikut menilai tahap final. Ia menegaskan setiap kandidat akan diuji ketat mulai dari visi jangka panjang, komitmen terhadap pembinaan pelatih lokal, hingga kesesuaian dengan arah pengembangan PSSI.


Meski lima kandidat belum diumumkan, PSSI memastikan proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis kebutuhan jangka panjang. Keputusan akhir akan mempertimbangkan aspek teknis maupun program pengembangan secara menyeluruh.

Melalui syarat ketat, termasuk kewajiban transfer ilmu, PSSI ingin memastikan pelatih baru bukan hanya membangun skuad kompetitif, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan sepak bola nasional.

Tags

Terkini