olahraga

Jawa Timur Raih Juara Umum O2SN 2025

Selasa, 25 November 2025 | 22:08 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat dan sukses, setelah Jatim meraih juara umum 02SN 2025. (Ist).

Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Provinsi Jawa Timur menjadi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025, dengan memborong 12 medali.

Dari 12 medali, yang diraih kontingen Jatim, lima di anraranya medali emas. Kemudia berturut- turut dua perak, dan lima perunggu.

Medali-medali tersebut disumbangkan dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat.
Secara rinci, Jenjang SD sederajat menyumbang dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Jenjang SMP sederajat satu emas dan dua perak dari tiga cabang olahraga, yaitu karate, pencak silat, dan senam. Jenjang SMA/SMK sederajat menyumbang dua emas dan satu perak dari dua cabang olahraga, yaitu karate dan pencak silat.

“Prestasi Jatim menjadi Juara Umum O2SN 2025, diraih melalui kerja keras, disiplin, serta semangat juang para siswa. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Jatim berjalan sangat baik dan kompetitif,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Minggu (23/11/2025).

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet pelajar, pelatih, guru pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan O2SN 2025.

“Prestasi ini bukan hanya kemenangan di arena olahraga, tetapi kemenangan kolaborasi,” ungkap Khofifah.

Pembinaan Berjenjang

Dalam perhelatan O2SN 2025, Jawa Timur berhasil mengungguli provinsi-provinsi lain seperti DKI Jakarta (10 medali), Jawa Tengah (9 medali), Banten (4 medali), dan DIY (4 medali).

Atas capaian ini semakin menguatkan posisi Jatim sebagai salah satu daerah dengan ekosistem pendidikan dan keolahragaan terbaik di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan, prestasi ini merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten sejak tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi.

“Pembinaan telah kami lakukan sejak sekolah agar seleksi tingkat kabupaten/kota lebih matang hingga ke tingkat provinsi, sebelum akhirnya mewakili Jatim di tingkat nasional. Kami serius melakukan pembinaan atlet pelajar,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada O2SN tahun depan akan ada penambahan cabang olahraga, serta penambahan kategori pada cabor karate dan pencak silat, yang saat ini sedang dipersiapkan secara terstruktur oleh Dinas Pendidikan Jatim.

“Kami melihat kesungguhan guru pembina dan para pelatih yang terus mengawal siswa dari proses seleksi hingga ke tingkat nasional. Ini bukti bahwa sinergi seluruh elemen pendidikan di Jatim berjalan kuat dan efektif,” lanjut Aries.

“Target kami bukan hanya mempertahankan Juara Umum, tetapi melahirkan lebih banyak atlet pelajar yang mampu bersaing dan membawa nama Jatim serta Indonesia ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Tags

Terkini