Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Kehadiran John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat publik sepak bola nasional.
Dalam perkenalan resminya di Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026, Herdman menegaskan komitmennya untuk memahami sepak bola Indonesia secara menyeluruh, termasuk budaya dan keberagaman masyarakatnya.
Tak sekadar fokus di lapangan, mantan pelatih Timnas Kanada itu menyatakan keinginannya mendalami kehidupan lokal dengan membawa serta istri dan anak-anaknya ke Indonesia.
Menurutnya, pengalaman langsung menjadi kunci untuk memahami makna peran barunya bersama skuad Garuda.
Di tengah proses adaptasi tersebut, rencana Herdman terbang ke Eropa pada akhir Januari atau awal Februari 2026 ikut menyita perhatian.
Sejumlah pengamat menilai agenda ini mengarah pada upaya memantau dan berkomunikasi dengan pemain diaspora.
Pengamat sepak bola nasional Bung Ropan menyebut langkah itu membuka peluang kembalinya para pemain diaspora ke Timnas Indonesia.
Terlebih, Piala AFF 2026 pada Juli mendatang akan menjadi ujian awal bagi Herdman, yang sebelumnya menyatakan akan memaksimalkan potensi pemain muda.
Ropan menjelaskan, kunjungan ke Eropa bertujuan menemui pemain-pemain Indonesia yang kini merumput di klub elite.
Empat nama disebut berpeluang disambangi, yakni Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk.
Jay Idzes (Sassuolo) dan Emil Audero (Cremonese) bermain di Serie A Italia, Kevin Diks memperkuat Borussia Monchengladbach di Jerman, sementara Calvin Verdonk merumput bersama LOSC Lille di Prancis.
Lebih dari sekadar kunjungan, Ropan menilai perjalanan Herdman sebagai misi strategis untuk berdiskusi langsung dengan para pemain diaspora, sekaligus menyerap perspektif mereka tentang kultur sepak bola Indonesia.
Pandangan dari kapten Timnas, Jay Idzes, dinilai penting untuk memperdalam pemahaman Herdman terhadap karakter skuad Garuda.
Selain menemui pemain yang sudah dikenal, Herdman juga disebut akan mencari opsi diaspora lain demi memperkuat kedalaman tim, sebagai persiapan menghadapi padatnya agenda Timnas Indonesia sepanjang 2026.
Artikel Terkait
Beda Gaya Main era Patrick Kluivert vs STY di Balik Kekosongan Kursi Pelatih Timnas Indonesia, Jeje Soroti Taktik 4 Bek
Jelang Hadapi Brazil, Timnas U-17 Fokus Perkuat Mental Usai Kalah dari Zambia
PSSI Tegaskan Pelatih Baru Timnas Wajib Bina Coach Lokal, Seleksi Masuk Babak Akhir
John Herdman Datang, Harapan Baru Menguat di Tubuh Timnas Indonesia
John Herdman Tiba 12 Januari, Pelatih Baru Timnas Pilih Tinggal di Indonesia