Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Bandara Balingga, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Penyebab Insiden

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 2 Juli 2026 | 22:28 WIB
Kasatgas Hunas Operasi Damai Cartenz, lKombes Pol M Yusuf Setejo.(Foto/Ist)
Kasatgas Hunas Operasi Damai Cartenz, lKombes Pol M Yusuf Setejo.(Foto/Ist)

 

Yahukimo, Papua Pegunungan SUARA PEMBARUAN– Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 terus melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY di Bandara Perintis Balingga, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7/2026).


Informasi awal mengenai kejadian diterima Satgas Operasi Damai Cartenz melalui rekaman video dari udara yang memperlihatkan sebuah pesawat terbakar di ujung landasan.

Video tersebut direkam oleh pilot maskapai lain yang melintas di atas lokasi kejadian. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas segera melakukan investigasi awal dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan kebenaran peristiwa.

Kasaygas Humas  Operasi  Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan pihaknya telah memetakan situasi serta menyiapkan langkah-langkah penanganan di lokasii.

Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi.

"Besok tim akan diberangkatkan menuju lokasi kejadian, sementara personel digeser secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan memberikan kesempatan kepada petugas untuk bekerja secara profesional," ujarnya di Jayapura, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, pesawat PK-RCY diketahui melayani rute Wamena–Balingga–Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifes dari pihak maskapai, pesawat dipiloti Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, dengan membawa tujuh penumpang.

"Hasil konfirmasi sementara membenarkan bahwa insiden kebakaran pesawat memang terjadi. Namun hingga saat ini, informasi mengenai kondisi pilot maupun para penumpang masih menunggu hasil pengecekan langsung di lokasi," tambah Yusuf.

Satgas Operasi Damai Cartenz juga mengungkapkan bahwa terdapat dugaan awal keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Meski demikian, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan alat bukti, serta pemeriksaan saksi sehingga belum dapat disimpulkan secara pasti.

Proses penanganan di lapangan juga menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi geografis. Lokasi hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis karena belum tersedia akses jalur darat. Selain itu, Bandara Balingga yang berada di ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut turut menjadi tantangan bagi tim dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan pihaknya bergerak cepat untuk memastikan seluruh informasi yang berkembang dapat dipertanggungjawabkan.

"Kami telah mengerahkan personel untuk melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap insiden ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak maskapai, pemerintah daerah, serta unsur terkait di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kondisi seluruh korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut melalui proses penyelidikan yang profesional dan terukur," katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan aparat akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan, khususnya terhadap aktivitas penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua.

"Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur keamanan dan pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan di wilayah pedalaman Papua. Masyarakat kami imbau untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat yang saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengamanan di lokasi," tegasnya.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X