"Paulus Waterpauw sebagai role kepemimpinan khususnya di Papua"(Mendagri Tito Karnavian)
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menunjuk mantan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw untuk memenangkan pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 mendatang. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu saat sambutan HUT ke-59 Partai Golkar di Jakarta, Senin (6/11/2023), yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo menghadiri
Saat menyampaikan sambutannya, Airlangga menyebutkan sejumlah tokoh yang dipercayakan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024. Di antaranya yakni, mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta Soekarwo.
"Pak Paulus dari Papua. Pak Paulus sudah siap memenangkan Maluku-Papua," ujar Airlangga.
Tak main-main Paulus Waterpauw melaksanakan tugas yang dibebankan pada dirinya dengan bertanggungjawab. Tentu kerja ini tak sendiri, bersama kader Golkar dan partai pendukung kemenangan tercapai.
Tak hanya kemenangan di pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif menunjukan peluang Waterpauw menjadi Gubernur Papua Barat terbuka lebar.
Tak salah Mendagri Tito Karnavian mengakui Paulus Waterpauw sebagai role model kepemimpinan khususnya di Papua.
Waterpauw sebagai bakal calon Gubernur Papua Barati dari Partai berlambang pohon beringin tersebut, percaya akan sosok Waterpauw yang mempunyai karir mentereng saat masih berkarir di Kepolisian hingga berakhir sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.
Dalam pemilihan umum kepala daerah pada November nantinya, rakyatlah yang akan memilih siapa sosok yang layak memimpin Papua Barat, dan tidak salah jika nantinya kepercayaan itu diberikan kepada Waterpauw.
Bekerja dengan hati, mengabdi dengan tulus ada pedoman Waterpauw dalam menjalankan amanah, dan ini sudah dibuktikan selama berkarir di Kepolisian hingga sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.
Dalam catatan Suara Pembaruan News, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw.,M.Si dilantik Mendagri Tito Karnavian sebagai Pj. Gubernur Papua Barat (12/5/2022). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres), yakni Keppres Nomor 50/P Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur.
Kemudian Presiden Jokowi memperpanjang lagi masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw dan perpanjangan jabatan itu tertuang dalam keputusan presiden (keppres) yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ke Paulus Waterpauw Jumat (12/5/2023) di Jakarta.
Perpanjangan masa jabatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 39/P Tahun 2023 tentang Perpanjangan Masa Jabatan, Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Gubernur. Jabatan Paulus Waterpauw diperpanjang hingga batas masa pensiun.
Berarti
Dalam pemerintahan yang sebentar namun berarti tersebut, Papua Barat sukses melaksanakan even W-20 dan Y-20. Di tahun yang sama, Papua Barat juga menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat terkait pengendalian inflasi di awal tahun.
Lalu ada penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM tahun 2022 terkait kebijakan perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI). Penghargaan Global Gold Blue Park dari Marine Conservation Institute tahun 2022 bersama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terkait capaian pengelolaan kawasan konservasi perairan terbaik di dunia.
Masih di tahun yang sama, penghargaan dari Jamsostek terkait perlindungan dan jaminan sosial bagi tenaga kerja informal. Selanjutnya menerima penghargaan dari Menko Perekonomian tahun 2022 terkait penyelesaian ketidaksesuaian pemanfaatan ruang.
Papua Barat juga meraih Annual Meeting Governor Climate and Forest Task Force (Gugus Tugas Para Gubernur untuk Iklim dan Perlindungan Hutan Tropis) pada bulan Februari 2023 di Mexico. Serta penghargaan dari BPKP tahun 2023 terkait peningkatan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) level 3.
Penghargaan dari Wakil Presiden tahun 2023 terkait capaian Universal Health Coverage (UHC) melalui pemberian jaminan kesehatan masyarakat. Penghargaan tahun 2023 terkait kinerja dalam pembinaan BUMD di Papua Barat.
Jumlah penduduk miskin pada tahun 2022 sebesar 221.136 orang. Menurun 7.038 orang pada tahun 2023 menjadi 214.098 orang.
Stunting (berdasarkan data elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGM) Dinas Kesehatan, bahwa 544 dari 2.659 balita stunting dinyatakan sembuh dengan tingkat keberhasilan 20,46 %. Angkat prevalensi stunting di Papua Barat menurun hingga 15,53 % pada September 2023.
Capaian ini bahkan lebih baik dari target nasional yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yaitu 17 % pada tahun 2023. Membaik signifikan jika dibandingkan dengan prevalensi pada tahun 2022 yang mencapai 30%.
Lalu ada inovasi sistem informasi E-Keriting sebagai sarana validasi data bagi intervensi kebijakan yang tepat sasaran. Aplikasi ini merupakan kepanjangan dari Elektronik Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, dan diluncurkan pada 25 Juli 2023 oleh pemerintah Provinsi Papua Barat dan mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat
Papua Barat juga berhasil dalam penyelesaian 21 perdasus dan perdasi sebagai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 106 dan 107 Tahun 2021 yang merupakan tindak lanjut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.
Adapun dari sektor infrastruktur Papua Barat berhasil dalam pelaksanaan 9 proyek nasional. Di antaranya perpanjangan runway Bandara Rendani, Jalan Lingkar Manokwari Pembangunan Pasar Sanggeng, Rehabilitasi Lapangan Borasi dan Rencana Pemanfaatan Bus PON Papua 2021.
Lalu Perbaikan GOR Sanggeng dan Stadion Sanggeng, Pengaktifan Balai Latihan Kerja.
Sebagai Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua, provinsi Papua Barat ditetapkan sebagai Ketua Forum Desentralisasi Asimetris Indonesia (FORDASI), dan telah melaksanakan rapat koordinasi pada tanggal 26-27 September 2023 di Manokwari yang menghasilkan 6 kesepakatan pesan Manokwari.
Waterpauw juga mengajak untuk manfaatkan produk lokal Papua Barat, karena telah mampu beradaptasi dengan lingkungan, sekaligus merupakan produk organik yang baik bagi kesehatan.*