Semarang, SUARA PEMBARUAN – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menyiagakan 58 unit pompa air untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir di area bandara, khususnya landasan pacu (runaway).Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Latih Mitra Binaan “Upskilling Product Photography”
"Pompa kami siagakan untuk mengantisipasi genangan air, terkait tingginya curah hujan belakangan ini. Jika curah hujan tinggi dan debitnya naik, maka seluruh pompa kami hidupkan agar bandara aman dari banjir," ungkap General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, usai kegiatan Airport Coordination Meeting menyambut angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kamis (12/12).
Fajar menjelaskan, rapat digelar sebagai upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jasa dalam melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara, serta sebagai bentuk pengendalian terhadap keselamatan operasional penerbangan.Baca Juga: Tingkatkan Semangat Literasi, Dinas Perpus dan Arda Bengkulu Gelar Lomba Perpustakaan OPD
“Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melaksanakan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Raya Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025. Rangkaian kegiatan Airport Coordination Meeting ini merupakan komitmen sekaligus upaya kami untuk memberikan pelayanan prima dan optimal kepada para pengguna jasa dalam hal keamanan dan juga kenyamanan saat melakukan perjalanan menggunakan moda tranportasi udara melalui bandara.” ujar Fajar.
Kegiatan Airport Coordination Meeting memetakan beberapa potensi ancaman terhadap keselamatan Operasi Penerbangan, antara lain penanganan Wildlife Hazard Management di bandara, yaitu penanggulangan Bird Strike atau serangan hewan liar khususnya dari burung liar, bahaya balon udara dan drone di area bandara yang sangat berpotensi mengganggu operasional penerbangan, potensi runway Incursion, potensi hazard di area airside, mitigasi potensi bencana banjir di area bandara, peran serta dan kerjasama awak Media sebagai mitra kerja eksternal bandara, serta Keamanan Nasional Penerbangan.Baca Juga: Plt Gubernur Rosjonsyah Minta Semua Pihak di Bengkulu Bersinergi Berantas Mafia Tanah
Fajar mengatakan, Posko Angkutan Udara NATARU 2024/2025 akan diselenggarakan selama 19 hari ke depan, dimulai pada tanggal 18 Desember 2024 sampai dengan 5 Januari 2025, dengan melibatkan para stakeholder terkait untuk memantau trafik pergerakan angkatan udara (pesawat, penumpang dan kargo), memantau operasional keselamatan penerbangan dan keamanan bandara.
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang telah mengoptimalkan kesiapan jumlah personil untuk kesiapan pelayanan, baik dari sisi bandara maupun dari Mitra Kerja serta Mitra Usaha, kesiapan fasilitas bagi kenyamanan pengguna jasa bandara, penyesuaian Jam pelayanan bandara (Operating Hours) selama 14 Jam, yaitu pukul 07.00 WIB - 21.00 WIB.Baca Juga: Kolaborasi OJK dan Satgas PASTI Cegah Masyarakat Terhindar dari Aktivitas Keuangan Ilegal
Penyesuaian kapasitas penumpang guna memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang dan maskapai dalam rangka melaksanakan pelayanan kepada masyarakat selama periode Nataru 2024/2025, serta Contingency & Emergency yaitu penyiapan dokumen dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kondisi yang memerlukan penanganan cepat hingga kesiapan atas kondisi terburuk/emergency.*