bisnis

Lindungi Hak Masyarakat Miskin, Pertamina Bekali Pangkalan LPG dengan Aplikasi MAP

Senin, 7 Oktober 2024 | 08:23 WIB
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto (kiri gambar) beserta tim manajemen melakukan monitoring LPG 3 kg di agen dan pangkalan, (SP.news/Dok)

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Harga Pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar yang ikut sidak mengatakan, kondisi stok LPG 3 kg di masyarakat terpenuhi, “Kami mengecek ke beberapa pangkalan dan juga langsung ke petani, kondisinya mencukupi,” jelasnya.

Pada saat yang sama, di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pertamina bersama Pemda melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan, bahkan sampai ke Kabupaten Bombana, daerah kepulauan yang jauh dari pusat provinsi Sultra. “Sejauh ini harga di pangkalan sekitar Kabupaten Bombana terpantau aman, ketersediaan di masyarakat juga aman,” ujar Muhammad Faruq, Sales Area Manager Retail Sultra.

Monitoring atau pun sidak ke pangkalan LPG 3 kg ini dilakukan secara rutin untuk menjaga ketersediaan di pangkalan serta harga jual yang sesuai, jika ditemukan pelanggaran maka pangkalan melalui agen akan diberikan sanksi tegas, dapat berupa sanksi administrative, peringatan, penangguhan pengiriman LPG 3 kg ataupun pemutusan hubungan usaha.

Bentuk Satgas RAFI, Tambah Pasokan LPG 3 Kg

Pada kondisi tertentu kebutuhan BBM dan LPG 3 kg kadang mengalami lonjakan. Misalnya, momen Hari Raya seperti Ramadan dan Idul Fitri. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membentuk tim  SATGAS RAFI 2024 (Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2024), tim ini aktif sejak 25 Maret 2024 hingga 21 April 2024.

Momen tersebut terjadi saban tahun dan demi menjaga kehandalan stok LPG bagi masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan extra dropping atau penambahan pasokan LPG 3 kg agar masyarakat tidak cemas akan ketersediaan stok dan dapat tenang menjalani libur panjang lebaran dengan kepastian ketersediaan BBM dan LPG.

Penambahan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan Pemda setempat, dan menurut Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, jumlahnya bervariasi, untuk penambahan ke Provinsi Sulut sebanyak 20.160 tabung, Sulsel sebanyak 231.200 tabung, Sulbar sebanyak 16.800 tabung. Untuk LPG (Subsidi dan Nonsubsidi) naik sekitar 3,2 persen dari 1.923 Metrik Ton (MT) menjadi 1.985 MT.

Kesigapan Pertamina menghadapi berbagai kondisi di lapangan membuktikan bahwa Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto dan jajarannya selalu solid untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sekecil apapun masalah yang muncul dan sejauh apa pun daerahnya, dapat segera ditangani agar tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.

Semua itu diwujudkan dengan kerja keras dan kerja cerdas, didukung sarana dan fasilitas (sarfas) handal, sebagaimana gambaran overview bisnis Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang disampaikan Erwin. Menurutnya, wilayah Sulawesi memiliki sarfas handal untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG yaitu 17 Integrated Terminal dan Fuel Terminal, 4 Terminal LPG, 3 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Elpiji Khusus, 7 Aviation Fuel Terminal yang tersebar diseluruh Sulawesi. Armada yang dimilik untuk distribusi BBM dan LPG yaitu sebanyak 344 Mobil Tangki SPBU, 123 Skid Tank LPG, 29 Refueler dan 12 Bridger, terangnya.

Khusus di Sulsel terdapat unit operasi yaitu Integarted Terminal Makassar, Fuel Terminal Parepare, Fuel Terminal Palopo serta Aviation Fuel Terminal Hassanudin yang mana menjadi tumpuan dalam menyalurkan BBM dan LPG ke masyarakat.

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kebutuhan masyarakat dengan selalu menjaga dan mengevaluasi sarfas Pertamina di seluruh Sulawesi, sehingga operasionalnya dapat berjalan dengan baik,” jelas Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto. (SP.news)

Halaman:

Terkini

BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah

Rabu, 22 Januari 2025 | 16:50 WIB

Buah Durian Mulai Membanjiri Kota Bengkulu

Kamis, 26 Desember 2024 | 19:39 WIB